Sabtu, 26 April 2014

Lokakrya Fateta 2014: For Our Golden Fateta


P R E S S
  R E L E A S E


Lokakarya LK Fateta 2014 merupakan acara tahunan DPM F yang dilaksanakan pada 23 dan 24 April 2014 kemarin. Kali ini, tema yang diusung adalah “Harmonisasi LK Fateta dan Dekanat dalam Menyambut Fateta Emas”. Acara yang dilaksanakan di node sapta ini terdiri dari presentasi LK/LS, dialog publik dekan, dan pameran poster LK/LS. Acara dibuka dengan penampilan freeze mob dan flash mob serta menyanyikan mars Fateta. Presentasi mengenai struktur anggota, visi, misi, nilai, dan deskripsi program kerja masing-masing LK/LS dibawakan oleh para ketua LK/LS Fateta, Santra Wiraga (DPM F), Delmar Zakaria Firdaus (BEM F), Hendra Saputra Darman (FBI), Fathurrahman Naufan (Himateta), M. Abdi Manaf Zuhri (Himitepa), Ari Adi Nugraha (Himalogin), dan M. Rizky Ramadhan (Himatesil). Presentasi ini bertujuan menginformasikan program kerja masing-masing LK, sehingga dapat meningkatkan eksistensi LK di hadapan mahasiswa Fateta.
Dialog publik menghadirkan Dekan Fateta IPB, Bapak Dr. Ir. Sam Herodian, M.S., selaku pembicara. Sesuai dengan tema acara, Bapak Dekan menjelaskan tentang Fateta emas dan rencana-rencana yang akan diadakan dalam menyambut Fateta emas. Akhirnya, isu-isu mengenai Fateta emas dan acara-acara yang akan dilaksanakan benar adanya. Bapak Dekan juga menyampaikan bahwa akan diadakan acara-acara dan program bertaraf nasional dan internasional, berupa kompetisi dan pertukaran pelajar. Tak kalah dari itu semua, akan ada pula launching buku mengenai perkembangan teknologi pertanian selama 50 tahun Fateta.

Selain itu, ada pula pameran poster LK/LS yang menampilkan poster-poster yang berisi program kerja masing-masing LK/LS. Struktur keanggotaan, visi, misi, dan logo LK/LS juga ditampilkan pada pameran. Acara ditutup dengan penampilan Batalyon Merah dengan sambut riuh mahasiswa Fateta.

Selasa, 15 April 2014

Press Release Up Grading DPM Fateta IPB “Menjadi Kapas Merah”

Lembut sinar mentari pagi mewarnai langit Bogor pagi pukul 06.30 ini. Langkah kaki para punggawa DPM Fateta IPB menuju Koridor Fateta untuk berkumpul demi mengikuti Up Grading yang bertema “Menjadi Kapas Merah” ini. Berbagai macam dress code yang telah ditentukan bagi masing-masing kelompok mereka kenakan. Berbagai macam bentuk kado yang akan ditukarkan dengan pasangannya pun mereka bawa. Setelah berkumpul, mereka menuju Gladiator untuk bertemu dengan penyelenggara Up Grading, yaitu kakak-kakak dari Rumah Belajar Leadership FIM Hore Bogor. Terdapat total 18 peserta dari 20 orang anggota DPM yang mengikuti Up Grading kali ini.

Kumpul di meeting point. pagi hari, 07.00 am


Up grading dibuka oleh Kak Gugi Yogaswara yang merupakan manajer RumbeL. Kegiatan dilanjutkan dengan Warming Up bagi peserta. Peserta disugesti agar seluruh permasalahan yang dihadapi diasumsikan sebagai suatu benda lalu benda tersebut dimasukan ke dalam kotak dan kotak tersebut dikunci kemudian kuncinya dibuang. Sugesti ini dilakukan agar peserta dapat secara total menerima materi yang akan disampaikan melalui permainan-permainan ini. Selanjutnya adalah permainan yang bersifat mengasah kemampuan otak (kognitif). Tiap kelompok diharuskan untuk membuat perahu kertas dengan ketentuan bahwa tiang perahu harus setinggi 2 mm dan sisi perahu harus sejajar. Kelompok yang memiliki jumlah perahu yang memenuhi ketentuan terbanyak, berhak berangkat terlebih dulu. Alhasil, kelompok 1 dengan jumlah perahu yang sesuai yaitu sejumlah 9 perahu berangkat terlebih dahulu.

Kabir = Kapas Biru (oposisi kapas merah) ketua: Arief lalala yeyeye

Kelompok Kuning sang mentari, dipimpin Nandri

Permainan selanjutnya yaitu permainan yang mengasah kemampuan negosiasi, kejujuran, dan integritas. Setiap kelompok ditugaskan untuk menukarkan dua buah permen seharga Rp. 500,- dengan barang ataupun uang senilai minimal Rp. 20.000,- dalam waktu 40 menit. Masing-masing kelompok berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik. Bermacam-macam cara dilakukan mereka untuk bernegosiasi. Ada yang menukar permen itu dengan Al-Qur’an, ada yang menjadi penjaga toko di Bara, ada yang menukar dengan sepatu temannya, dan lain-lain.

Setelah berhasil menyelesaikan tantangan tersebut, tantangan selanjutnya menunggu peserta. Peserta diarahkan menuju ATM Center. Di sana, terdapat lima misi yang harus dijalankan oleh peserta. Ada tantangan mengajak senam pada orang selain anggota kelompok, tantangan berfoto bersama seseorang yang memakai jeans dan baju putih, tantangan mengumpulkan sampah sampai satu kantong besar, dan menyeberangkan orang. semua tantangan ini harus dilakukan dalam waktu 20 menit. Hampir semua kelompok dapat menyelesaikan tantangan dalam waktu kurang dari 20 menit.

Briefing Game : Integrity

Peserta menuju area di dekat Green TV untuk permainan selanjutnya. Permainan kali ini berbentuk seperti ular tangga, hanya saja halangan yang terjadi adalah gulungan kertas yang berisi pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang dimunculkan diharapkan dapat menjadikan keterbukaan antar peserta. Selain berupa pertanyaan, halangan yang didapat peserta yaitu permainan Eat Bullaga. Kata-kata yang ditebak berkaitan dengan DPM. Setelah permainan ular tangga ini, peserta digiring menuju Arboretum Arsitektur Lanskap. Di tempat ini, kado yang sebelumnya dibawa peserta ditukarkan dengan pasangannya.

Selfie rame-rame boleh lah yaaa- Ismi-

Berbagai macam ekspresi dan reaksi ditampakkan oleh masing-masing peserta ketika menerima kado dari pasangannya. Seusai tukar kado ini, peserta menuju ke tengah arboretum untuk mengikuti permainan selanjutnya. Sebuah tiang obor berdiri di tengah segitiga yang terbentuk dari susunan bilah bambu yang di atasnya terdapat sebuah obor. Tugas yang harus diselesaikan oleh semua peserta adalah menyalakan semua obor dan mempertahankan nyala apinya. Obor yang di tengah hanya boleh dinyalakan jika ketiga tiang obor yang berada di sekelilingnya sudah dinyalakan terlebih dahulu.

Permainan pun dimulai. Strategi yang telah didiskusikan sebelumnya dilaksanakan oleh peserta. Satu per satu obor dinyalakan dan beberapa peserta menjaganya agar tetap menyala. Godaan dari panitia terus mendera peserta untuk memadamkan obor. Terjadi bahu-membahu antar peserta untuk menjaga nyala api. Hingga akhirnya obor yang di tengah dapat dinyalakan. Permainan berakhir.

Sesi selanjutnya adalah penyampaian dari RumbeL. Peserta berdiri melingkar mendengarkan hal itu. kesan pesan selama Up Grading ditanyakan. Pendapat mengenai DPM disampaikan. Namun, siapa sangka, semua peserta disuruh menutup mata dan begitu membuka mata, sudah ada sebuah kue tar yang di atasnya telah tegak lilin magic di hadapan seorang anggota yang sedang ulang tahun. Acara ditutup dengan foto bersama anggota DPM dan RumbeL. Keceriaan belum usai, antar peserta saling menyolek wajah dengan krim dari kue tar. Segala keceriaan ini mungkin akan terus berlanjut di antara anggota DPM Fateta IPB.

makan es krim dan kue tart. melepas lelah :D

Semoga segala sesuatu yang kita bangun bersama, di sini, saat ini, akan tetap terus berdiri tegak di hati, sampai kapanpun, meski kaki melangkah kemanapun-VIVA LEGISLATIVA

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html